Sejak Dipegang Gubernur Olly, Kunjungan Wisman ke Sulut Melonjak 321 Persen

Gubernur Olly Dondokambey SE saat menjelaskan berbagai kemajuan Sulut dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RIGubernur Olly Dondokambey SE saat menjelaskan berbagai kemajuan Sulut dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RI

Gubernur Sulut Presentasikan Perkembangan Sulut pada Komisi X DPR RI

Manado-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE berhasil mengubah provinsi berjuluk 'Bumi Nyiur Melambai' itu menjadi daerah wisata diminati di Indonesia. Terbukti dari kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir tahun 2017 meningkat sangat drastis hingga 321 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada tahun 2015 yakni sebanyak 27.059 orang wisman.

Dibukanya penerbangan langsung dari beberapa kota besar di Cina ke Sulawesi Utara melalui lobi Gubernur Olly ke pemerintah pusat dan China adalah salah satu kunci dibalik keberhasilan itu."Kunjungan wisman pada tahun 2016 mencapai 48.288 orang atau melonjak drastis jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada tahun 2015 yakni 27.059 orang wisatawan dan terus meningkat pesat hingga 86.976 orang wisatawan di tahun 2017," ungkap Olly dalam materi presentasi pada kunjungan kerja Komisi X DPR RI yang digelar di Ruang C.J. Rantung, Kamis (01/03/2018) pagi.
Gubernur Olly Dondokambey SE tukaran cinderamata dengan ketua tim Komisi X DPR RI
Selain itu, peningkatan jumlah kunjungan wisman juga diikuti meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan nusantara dari 1.484.402 orang di tahun 2016 meningkat menjadi 1.698.523 orang di tahun 2017.

Menurut Gubernur Olly, pihaknya bersyukur dengan peningkatan kunjungan wisatawan itu. Sebab, sambungnya, semakin meningkatnya kunjungan wisatawan, maka sangat berdampak pula bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulut.

Lanjut Gubernur Olly, dirinya menyadari kunjungan wisatawan ke Sulut harus diimbangi dengan pelayanan prima kepada para wisatawan seperti wisman dari China. Hal itu dapat dicapai dengan baiknya penguasaan budaya dan bahasa.
Foto bersama usai pertemuan dengan Komisi X DPR RI yang digelar di Ruang C.J. Rantung
Oleh karena itu, di hadapan Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI Ferdiansyah, SE, MM bersama anggota DPR RI lainnya, Gubernur Olly menyebutkan Pemprov Sulut telah berupaya meningkatkan kualitas SDM Pariwisata dengan mengutus ratusan pelajar Sulut ke China untuk mempelajari bahasa dan budaya China."Kami telah mengirim ratusan orang ke China untuk belajar bahasa dan pariwisata. Saat ini ada sekitar 200 orang yang sedang belajar di China," ungkapnya.

Selain menyampaikan perkembangan pariwisata di Sulut, Gubernur Olly juga menerangkan upaya pihaknya untuk memajukan dunia pendidikan Sulut. Misalnya dengan meningkatkan jumlah pendapatan guru honorer SMA/SMK yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di Sulut hingga menyamai nilai Upah Minimum Provinsi (UMP).

Diketahui, sesuai amanat UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah seluruh kepala sekolah SMA dan SMK yang sebelumnya berada dibawah naungan pemerintah kabupaten dan kota kini dalam naungan Pemprov Sulut"SMK dan SMA sejak 2017 dibawah kendali pemerintah provinsi. Awalnya, kami mendapatkan kendala utama yaitu banyaknya guru yang honorer dengan pendapatan yang berbeda-beda. Untuk mengatasi itu seluruh guru honorer kami samakan standar pendapatannya menjadi sama dengan ump," tandas Gubernur Olly lalu disambut tepuk tangan peserta pertemuan yang memadati ruangan.

Lebih jauh, orang nomor satu di Sulut itu memaparkan tentang perkembangan di bidang budaya dan olahraga Sulut."Kami sudah menyiapkan peraturan daerah tentang kebudayaan sehingga kebudayaan dapat semakin menunjang pariwisata Sulut. Terkait olahraga, kami sudah mengaktifkan kembali pekan olah raga provinsi (Porprov) untuk meningkatkan prestasi olahraga Sulut," katanya.

Tidak hanya itu, tambah Gubernur Olly, seluruh pemerintah kabupaten dan kota peserta Porprov juga menerima hadiah miliaran rupiah."Kami juga menyiapkan bonus sebesar Rp 10 miliar untuk juara pertama. Sedangkan juara dua mendapatkan Rp 5 miliar dan juara tiga memperoleh Rp 2 miliar. Adapun peserta lainnya memperoleh Rp 1 miliar. Ini semua digunakan untuk pembangunan sarana dan parasarana olahraga," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Kunjungan Kerja yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah SE MM menjelaskan kedatangan DPR RI kali ini merupakan rangkaian kunjungan kerja ketiga setelah sebelumnya menyambangi Provinsi Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan. "Kami ingin melihat situasi di daerah menjadi masukan," bebernya.

Ia juga mengapresiasi seluruh penjelasan Gubernur Olly. Olly dinilai sukses menjalankan program-programnya. Oleh karena itu, Ferdiansyah berkomitmen mendukung seluruh program Pemprov Sulut terkait pariwisata, pendidikan dan budaya."Dari kunjungan ini, nanti akan ada bahan masukan terkait penganggaran melalui APBN," paparnya. Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekdaprov Edwin Silangen SE MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (tim/sulutonline)