Pembukaan Festival Celebrate The Sea, Gubernur Olly Optimis Jadikan Pariwisata Sebagai Leading Sector Pembangunan

Sekdaprov Sulut Edwin Silangen saat membuka acara Celebrate the Sea 2018 di Megamall (Foto Ist)Sekdaprov Sulut Edwin Silangen saat membuka acara Celebrate the Sea 2018 di Megamall (Foto Ist)

Manado-Penuh semangat dan optimisme tinggi. Dua semangat itulah yang tergambar dalam suasana Pembukaan Festival Celebrate The Sea yang digelar di Megamall Manado, Sabtu (31/03/2018) sore. Semangat menjadikan pariwisata sebagai leading sector ekonomi Sulawesi Utara.

Spirit menjadikan Bumi Nyiur Melambai menjadi daerah terbaik di industri pariwisata ditunjang dengan sebagian besar wilayahnya yang merupakan lautan dan wilayah pesisir dengan panjang garis pantai mencapai 81.900 km serta berada di tepian pasific (pasific rim).

"Berbagai keunggulan ini mendorong Pemprov Sulut terus melakukan pemantapan di berbagai sub sektor dengan menjadikan pariwisata sebagai leading sector nya, yang salah satu caranya terus berupaya mendatangkan wisatawan baik dari luar dan dalam negeri," sebagaimana yang disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen SE MS.

Seluruh upaya yang dilakukan untuk mendatangkan wisatawan ke Sulut tidaklah percuma, dimana sampai akhir tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara telah mencapai angka diatas 100 ribu atau meningkat 400 persen sejak dibukanya penerbangan langsung dari beberapa kota besar di China.

Meskipun demikian, Gubernur Olly menegaskan, pencapaian itu harus diimbangi dengan berbagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Sulut hingga ke luar negeri."Kami berupaya terus mengembangkan potensi wisata daerah dalam berbagai dimensinya, serta tentu membenahi setiap destinasi wisata yang ada sekaligus memperbanyak iven-iven pariwisata," tandasnya.

Terkait pelaksanaan Festival Celebrate The Sea yang diselenggarakan dari tanggal 31 Maret sampai 4 April 2018 itu, Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan telah berkontribusi atas agenda penting itu.

"Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap pihak yang terlibat dan selamat menyaksikan dan menikmati setiap rangkaian kegiatan Festival Celebrate The Sea kepada seluruh tamu, undangan dan segenap lapisan masyarakat," imbuhnya.

Diketahui, sejumlah tokoh internasional, fotografer bawah air dan perwakilan dari puluhan negara akan hadir di Manado. Satu diantaranya, Dr Sylvia Earle, cover Majalah TIME 2017 bertema Perempuan yang Mengubah Dunia.

Festival Celebrate The Sea merupakan festival yang paling berpengaruh di Asia Pasifik selama ini. Sylvia Earle akan mengumumkan bahwa Taman Laut Bunaken menjadi Blue’s HOPE Spot.

Sebuah misi perlindungan hiu serta pelarangan aneka produk dari hiu. Selain itu, kampanye tidak menggunakan produk plastik sekali pakai di Sulawesi Utara. Sejumlah mata acara bertema penyelamatan laut bakal digelar selama festival ini. Misalnya, Kompetisi Fotografi Bawah Air CTS International pada 1-3 April. Lokasinya di Pulau Bangka, Manado dan Pulau Lembeh. Total hadiahnya, 35 ribu dolar AS.

Pemenang utama lomba fotografi berhak atas hadiah 5.000 dollar AS. Sedangkan hadiah untuk pemenang tiap kategori berhak atas 2.000 dollar AS.

Dalam festival ini juga akan ditayangkan dokumenter berjudul ‘A Plastic Ocean’ (Lautan Plastik) karya Craig Lesson; penulis, sutradara sekaligus produsernya. Ada pula musikalisasi ‘Song for the Ocean’ oleh Kristin Hoffman yang akan dibawakan Unima Choir.

Ada pula kompetisi seni anak-anak bertema konservasi yang melibatkan sedikitnya 75 orang anak dari delapan negara, yakni Indonesia, AS, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Sri Lanka dan Filipina. Kompetisi ini membawa pesan agar orang-orang tak memakai produk plastik sekali pakai.

Sedangkan konferensi konservasi laut dan fotografi bawah air yang menghadirkan pembicara internasional akan dipusatkan di Atrium Megamall dan Mercure Manado Tateli Beach Resort.

Misi Festival Celebrate The Sea ke-13 adalah untuk menginspirasi pelarangan baik atas penggunaan produk plastik sekali pakai dan produk sirip hiu di Manado. Dengan menghadiri festival ini, partisipan secara aktif menjadi bagian dari solusi, berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup maritim kita.

Festival di Manado ini akan merayakan kemegahan dan kekayaan dari keanekaragaman lingkungan hidup kelautan di Taman Laut Bunaken, Pulau Bangka, dan Selat Lembeh.

Pembukaan Festival Celebrate The Sea turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Founder Mission Blue Dr. Silvia Earle dan Former Executive Director Of The Singapore Environment Council (SEC) Howard Shaw. (tim/sulutonline)