Gubernur Hadiri Ibadah Paskah dan Pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI)

Gubernur Olly  saat acara Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI)Gubernur Olly saat acara Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI)

Manado-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, menghadiri ibadah Paskah dan perayaan hari Kartini bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI) yang dilaksanakan Sabtu, (21/04/2018) bertempat di Zhang Place Surabaya Jawa Timur.

Ibadah Paskah dipimpin oleh Evanglis Ferry Erikson yang khotbatnya menyatakan, kasih Tuhan tak terbatas, hidup ini hanya kesempatan dimana kita harus berbuat terbaik bagi Tuhan karena ia memberikan kesempatan kepada kita. Melalui Paskah segenap K2SI harus fokus kepada Tuhan sehingga memiliki hati yang bersih dan berbuat baik.
 Gubernur Olly saat mengikuti  ibadah paskah Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI)
Setelah selesai ibadah Paskah dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia oleh Gubernur Olly Dondokambey, pengurus yang dikukuhkan yakni Ketua Umum Febe Frieda Enoch, SH, Sekretaris Umum Ernawati dan Bendahara Umum Jhonny Polla.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara mengucapkan selamat paskah, selamat bertugas dan berkarya kepada segenap pengurus kerukunan keluarga Sulawesi Utara Indonesia yang baru dikukuhkan. Dengan harapan, momentum pengukuhan ini akan semakin menggelorakan semangat kerja dalam karya pengabdian untuk memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa yang kita cintai bersama.

Disampaikannya pula, momentum ini dapat memberikan manfaat dapat menyatukan masyarakat Sulawesi Utara di perantauan Jawa Timur karena masyarakat Sulawesi Utara terbuka, saling memupuk persaudaraan, tali silaturahmi serta saling membangun dan memanusiakan, sebagaimana wujud nyata dan falsafah hidup masyarakat Sulawesi Utara itu sendiri yakni Sitou Timou Tumou Tou dan ini selaras juga dengan makna paskah melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu Salib.

Budaya kita yang terbuka itu, merupakan perwujudan kita meletakkan kasih tuhan, karena kasih tuhan bukan hanya dibicarakan tapi harus di wujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Masyarakat Sulawesi Utara di perantauan sangat di butuhkan oleh pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara untuk mewujudkan Sulawesi Utara Berdikari dalam ekonomi, Berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya. Ditambah Gubernur juga bahwa saat sekarang Bandara Samratulangi Sulawesi Utara sudah ada penerbangan langsung dari 10 kota dari Tiongkok dan penerbangan dari eropa melalui Singapura.
 Gubernur Olly foto bersama pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia (K2SI)
Diakhir sambutan Gubernur mengajak K2SI Senantiasa menjaga image masyarakat Sulawesi Utara yang mencintai persaudaraan dan kedamaian serta berupaya untuk menjadi pelopor dan menghargai serta menghormati sesama agama,antar umat beragama, suku dan etnis.

"Saya memintakan juga kepada kerukunan keluarga Sulawesi Utara dan untuk mendukung semua program Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur karena tidak ada Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan mengsengsarakan rakyatnya tetapi semuanya untuk mensejahterakan rakyatnya," ujar Gubernur.

Selanjutnya pada kesempatan terpisah Ketua Umum K2SI yang baru dikukuhkan Febe Frida Enoch, SH yang juga Ketua Umum menjelaskan bahwa Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia bermula dari Kerukunan Sulawesi Utara yang ada di Jawa Timur kemudian berkembang di Bali dan Jawa Tengah dan selanjutnya mereka membentuk wadah organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara Indonesia.

Dan adapun harapan mereka antara lain kiranya wadah organisasi ini dapat memberikan kontribusi dimanapun mereka berada dan menjadi corong kebersamaan dalam mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI Indah Kurnia dan Puti Guntur Soekarno, Ketua Umum ODC Indonesia Ferry M.K.A. Wowor, anggota DPRD Jatim dr. Benjamin Kristianto, anggota DPRD Sulut Fanny Legoh dan Jems Tuuk dan Pengurus ODC Sulut, Jatim, Bali dan Jateng.(tim/sulutonline)