Nikah Masal dalam Rangkaian Harganas XXV, Menteri PPA : Keluarga Kuat Negara Kuat

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dalam Harganas XXVMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dalam Harganas XXV

Manado-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise hadiri acara nikah masal sekaligus menyerahkan akte catatan sipil kepada 57 pasangan di Gedung Youth Center Manado, Sabtu (07/07/18).

Acara yang masih dalam rangkaian peringatan Harganas XXV ini diikuti peserta nikah dari 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara dengan mengenakan busana adat daerah masing -masing.

Dalam sambutannya Menteri Yohana berpesan agar menjaga rumah tangga selalu rukun dan bahagia."Kepada para suami saya titip para istri agar memperhatikan dan melindungi, jangan ada kekerasan, jangan sampai menjadikan perempuan korban dalam rumah tangga, karena di Indonesia tingkat kekerasan dalam rumah tangga sangat tinggi," kata dia.
Menteri Yohana saat menjadi saksi pernikahan dalam Harganas XXV yang diikuti peserta nikah dari 15 Kabupaten Kota di Provinsi Sulawesi Utara.
"Kalau sudah punya anak-anak saya juga titip tolong jaga dan lindungi mereka karena negara melindungi anak-anak yang adalah masa depan bangsa ini," imbuhnya.

Menteri Yohana dalam kesempatan itu juga mensosialisasikan mengenai undang-undang KDRT, UU perlindungan anak, tindak pidana perdagangan orang, termasuk undang-undang baru yakni UU Nomor 17 Tahun 2016.

"Ini pesan titipan saya keluarga kuat pasti negara kuat," demikian kata Yohana pada akhir sambutannya.
 Peserta Nikah Masal dalam Rangkaian Harganas XXV
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulut dr.Bahagia Mokoagow selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa pada even ini selain nikah masal juga terdapat agenda pemberian KTP Elektronik kepada warga yang berulang tahun.

"Jadi sebelum acara ini kita telah menyerahkan ktp elekronik kepada mereka yang berulang tahun tepat pada hari ini. Nikah masal hari ini 57 pasangan pengantin mengenakan pakaian adat yang menggambarkan bhineka tunggal ika berbeda-beda namun tetap satu. Dengan nikah masal ini maka para pasangan telah sah menurut agama dan hukum negara," papar Mokoagow.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise foto bersama GSVL-Mor dan peserta nikah massal.
Acara selanjutnya diisi dengan penandatanganan dokumen dan penyerahan akta catatan sipil serta sesi foto bersama peserta nikah masal.

Nampak hadir dalam acara Plt BKKBN, Dirjen Dukcapil, para Walikota dan Bupati, serta para Kadis Dukcapil Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara. (tim/sulutonline)