Kamis Pagi Kapal USNS Mercy Berlabuh di Teluk Manado

USNS Mercy (Foto: Ist)USNS Mercy (Foto: Ist)


Manado-
Rumah Sakit Apung tercanggih di dunia, USNS Mercy, Kamis (31/05) sekitar pukul 05;30 wita akan berlabuh di Teluk Manado. Kedatangan kapal bertenaga nuklir milik Angkatan Luat Amerika Serikat (AS) itu, terkait pelaksanaan Pasific Parnertship (PP) 2012 di Sulut.

USNS Mercy mengangkut ribuan personilnya ke Sulut tersebut, dalam rangka kerjasama Pacific Partnership 2012 pemerintah Amerika dan Indonesia dalam penanggulangan bencana, maka kapal Rumah Sakit Apung mengunjungi Manado dari tanggal 31 Mei sampai 16 Juni 2012.

Sehubungan dengan itu akan diadakan operasi Gratis oleh tim dokter dari USA bagi pasien : tumor (benjolan), patah tulang, gondok, hernia, bibir sumbing, cacat karena luka bakar yang membutuhkan tindakan operasi.

“Sekitar pukul 05;30 wita, USNS Mercy akan berlabuh di Teluk Manado,”terang Ketua Pelaksana PP, Letkol Pnb Jorry Koloay dalam rapat pemantapan terakhir yang dipimpin Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang di ruang Mapalus kantor gubernur, Rabu (30/05).

Menurut Koloay, ada 12 negara yang akan ikut Pasific Parnertship Sulut untuk latihan bersama penanggulangan bencana. Dipastikan acara ini akan dibuka bersama Menkokesra, Wamenkes, Panglina TNI dan Gubernur Sulut.

Sedikitnya ada 15 kegiatan akan dimulai Esok. Salah satunya penscreeningan di RS Siloam bagi calon pasien yang akan di bedah di atas kapal. Kemudian pada sore hari akan diadakan gladibersih di kawasan Megamas.

Sementara untuk kegiatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dimulai tanggal 03 Juni sampai dengan tanggal 12 Juni. Untuk Kabupaten Kepulauan Talaud tanggal 04 Juni sampai dengan tanggal 13 Juni, dan untuk Kabupaten Kepulauan Sitaro pada tanggal 05 sampai dengan 10 Juni.

Sementara Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang saat memimpin langsung rapat ini menegaskan agar semua unsur terkait wajib mensukseskan acara yang akan dihadiri 12 negara tersebut. Karena itu gubernur juga menghimbau agar masyarakat Sulut ikut serta menjaga keamanan, kerukunan dan persatuan bersama demi suksesnya acara tersebut.

“Pengamanan ini tentunya dengan melibatkan aparat TNI dan Polri. Saya yakin, Polda Sulut punya komitmen yang kuat untuk mengawal dan mengamankan jalannya pelaksanaan Pasific Parnertship ini hingga selesai. Ini demi nama bangsa, Negara, daerah, tentunya dengan dukungan semua pihak,”kata Gubernur.(Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.