Kepala Daerah Jadi Jurkam, Mendagri: Wajib Ijin Cuti

Mendagri Tjahjo Kumolo saat diwawancaraiMendagri Tjahjo Kumolo saat diwawancarai

Manado-Warning ! bagi kepala daerah yang terpilih pada Pilkada serentak 27 Juni lalu, dan nanti mengikuti proses pelantikan untuk wajib mengantongi ijin cuti jika menjadi juru kampanye (Jurkam) pada pemilihan Capres dan Cawapres 2019 mendatang.

Demikian Mendagri Tjahjo Kumolo kepada wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Camat Regional I “Penguatan Penyelenggaraan Pemerintahan di Wilayah Kecamatan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Kecamatan,di Hotel Sutan Raja, Kamis (30/08/2018).

"Pokoknya kepada seluruh kepala daerah yang masih menjabat maupun pemenang pada Pilkada 27 Juni lalu, yang telah memgikuti proses pelantikan wajib mengantongi ijin cuti," tegas Mendagri.

Selain itu Mendagri juga mengingat bagi kepala daerah yang ijin cuti agar tidak menggunakan aset daerah apalagi menggunakan anggaran daerah.

"Pisahkan karena apapun kepala daerah, presiden, menteri, kepala daerah itu adalah kader partai," kata Mendagri.

Lanjutnya untuk kepada kepala daerah yang baru terpilih dan belum dilantik yang menjadi jurkam konsekwensinya tidak ada masalah."Karena keserentakan ini ternyata belum serentak. Pilkada serentak namun pelantikannya sesuai UU masa jabatannya adalah 5 tahun, mengurangi 1 hari juga tak boleh maka pelantikan Gubernur nanti, saya buat 5 tahap antara tanggal 17 sampai 27 September ini sebanyak 10 daerah tapi ada selesainya baru Juni tahun depan. Jadi harus mengikuti sepanjang dia belum dilantik masih bebas dia belum terikat itu aja,"terang Kumolo.(tim/sulutonline)