Wakili Gubernur Sulut, Sangian Hadiri Dies Natalis ke 58 SMA 1 Manado

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian SSos saat memilih putra dan putri SMA 1 ManadoKepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian SSos saat memilih putra dan putri SMA 1 Manado

Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian SSos mengatakan agar di momen Dies Natalis ke-58, SMA Negeri 1 Manado, mampu bersaing di era globalisasi sehingga menjadi generasi hebat di masa depan.

“Dies Natalis ke 58, menjadi momen refleksi dan evaluasi bagi SMA Negeri 1 Manado. Terutama dalam berbagai kebijakan program dan kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga dengan perbaikan akan membawa sekolah ini semakin mengukir prestasi dan akan menjadi barometer pendidikan dan contoh sebagai sekolah unggulan di daerah maupun nasional,” tandasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian SSos saat mewakili Gubernur Olly dalam Dies Natalis ke 58 SMA 1 Manado
Peringatan Dies Natalis ke-58, SMA Negeri 1 Manado berkomitmen untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Baik akademik maupun ekstra kurikuler.

Kepala SMANSA Manado, Dra Sherly O Kalangi MSi, dalam sambutannya mengatakan SMA Negeri I Manado sangat mengedepankan kualitas pendidikan untuk menuju Sulut Hebat. Terbukti, pada 2018 ini, SMA Negeri 1 Manado telah mengutus dua siswa untuk mengikuti belajar di Jerman dan 3 orang guru yang juga mengikuti kegiatan di Jerman.
Kepala SMA 1 Manado Dra Sherli Kalangi saat memotong kue Dies Natalis ke 48
“Ini berarti SMA Negeri 1 Manado selalu go internasional,” ungkap Kalangi di sela giat Dies Natalis 2018, yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Manado, Jumat (21/09/2018).

“Terima kasih kepada Pemprov Sulut Sudah memberikan bantuan pelaksanaan UNBK melalui teleconference tingkat provinsi yang dihadiri langsung Bapak Gubernur Olly Dondokambey SE,” tukas Kalangi.

Ketua Panitia Dra Jennie Pratasik mengatakan Dies Natalis dirangkaikan dengan 12 kegiatan, antara lain, pidato Bahasa Inggris, story telling, pidato Bahasa Indonesia, poster, jalan sehat dan olahraha lainnya hingga kebersihan lngkungan.Turut hadir, mantan kepala sekolah, mantan guru, orang tua dan siswa. (tim/sulutonline)