Wujudkan SULUT HEBAT Dalam Ekonomi Pembangunan, ODSK Laporkan Kemajuan Kepada Rakyat Sulut

Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara, SULUT KERJA, Prestasi HebatDirgahayu Provinsi Sulawesi Utara, SULUT KERJA, Prestasi Hebat

Menapaki Dua tahun setengah masa kepemimpinan Olly Dondokambey SE dan Drs Steven Kandouw (OD-SK) sebagai Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut dalam memperjuangkan amanat rakyat, melalui pengabdian dengan ketulusan dan keikhlasan, demi mempersembahkan kinerja terbaik kepada Rakyat Sulawesi Utara tercinta dari Miangas hingga Pinogaluman.

Melalui Visi dan Misi dalam ringkasan kinerja yang terpapar melalui laporan sebagai berikut:

VISI SULAWESI UTARA 2016-2021 Terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya.
Gubernur Olly dan Wagub Kandouw bersama Ketua TP PKK Sulut dan Wakil Ketua TP PKK Sulut saat melakukan penghormatan dalam upacara HUT ke 54 Sulut
MISI SULAWESI UTARA 2016-2021 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industry dan jasa; Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing; Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri; Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur; Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.
Gubernur Olly dan Wagub Kandouw saat menyambut kunjungan wisatawan China pada tahun 2016

KEBERHASILAN DI BIDANG EKONOMI

Secara makro, Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara mengalami peningkatan sebesar 0,15%, dari angka 6,17% di tahun 2016 meningkat menjadi 6,32% di tahun 2017.

Sedangkan untuk PDRB di tahun 2017, harga berlaku berada pada angka 110.16 triliun rupiah dan untuk harga konstan berada pada angka 79.50 triliun rupiah, untuk tahun 2018 pada semester pertama PDRB harga berlaku berada pada angka 56.02 triliun dan untuk harga konstan berada pada angka 39,55 triulun rupiah. Angka kemiskinan Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2016 mampu ditekan hingga pada angka 8,20% dan terus menurun hingga pada angka 7,9% di tahun 2017.
 Gubernur Olly dan Wagub Kandouw bersama Wakil Ketua TP PKK dalam salah satu acara
Sementara angka pengangguran pada tahun 2016 sebesar 6,20% mampu ditekan hingga 6,18% di tahun 2017, dan di smester pertama tahun 2018 berada pada angka 6,09%. Untuk Inflasi Sulawesi Utara Tahun 2016 sebesar 3,31%, turun menjadi 2,44% di tahun 2017. Hal ini turut di dorong oleh gerakan menanam BARITO (bawang, rica, tomat) yang dinilai berhasil memberikan kontribusi positif dalam pengendalian inflasi daerah, bahkan Sulawesi Utara melaui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai TIPD terbaik tingkat provinsi di kawasan Sulawesi.


KEBERHASILAN BIDANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN:

Meski sibuk tapi Gubernur Olly tetap memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan melalui bertani
Tersusunnya Ranperda RPJMD Provinsi Sulawesi Utara, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017, Penyusunan dan penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2017, serta KUA dan PPAS Perubahan 2016 secara terstruktur, sistimatis, tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundangan.

Pada tahun 2016, Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw telah menyusun program strategis yang dikenal dengan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sebagai instrument Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016 2021, untuk menangani secara serius masyarakat miskin di Sulawesi Utara.
ODSK Hasilkan Empowering Berbasis Data Terpadu
Hal ini merupakan dinamika dalam setiap proses pembangunan, tetapi yang pasti setiap keberhasilan akan makin memotivasi Kita untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta, dan setiap kegagalan dan kekurangberhasilan akan senantiasa menjadi pembelajaran yang berarti untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang. (ADVETORIAL/ BIRO PEMERINTAHAN DAN HUMAS SETDAPROV SULAWESI UTARA