Hening Cipta Buat Korban Palu, di Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wawali Mor Ajak ASN dan THL Pemkot Manado Doakan dan Berbagi Kasih

Wawali Mor saat mengheniongkan cipta untuk korban bcencana PaluWawali Mor saat mengheniongkan cipta untuk korban bcencana Palu

Manado- Rasa keprihatinan dan empati mendalam atas musibah gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, ditunjukan pemerintah dan masyarakat Kota Manado.

Selain memberikan bantuan berupa bahan makanan dan obat-obatan serta bahan kebutuhan lainnya, juga doa untuk para korban.

Hal itu terlihat saat berlangsung upacara Hari Kesaktian Pancasila sekaligus apel perdana awal bulan Oktober yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (01/10/2018) pagi.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila sekaligus apel perdana awal bulan Oktober
Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA memimpin upacara mengajak peserta upacara untuk mengheningkan cipta dan memanjatkan doa untuk masyarakat Palu, Sigi dan Donggala.

“Marilah kita mengheningkan cipta serta mendoakan saudara-saudara kita yang ada di Palu dan Donggala yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami. Semoga Tuhan yang Maha Esa memberikan mereka kekuatan menghadapi musibah ini,” ujar Wawali Mor Bastiaan.

Serentak seluruh peserta upacara yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Manado menundukan kepala dan memanjatkan doa untuk keselamatan warga Palu dan Donggala.
 ASN Pemkot Manado
Dalam kesempatan itu pula, Wawali Mor Bastiaan juga mengajak aparat Pemkot serta warga Kota Manado untuk mengumpulkan bantuan yang akan disalurkan bagi masyarakat Palu, Sigi dan Donggala. Apalagi, tahun 2014 lalu ketika Kota Manado dilanda banjir bandang, ada bantuan yang diberikan warga Palu.

“Saya mengajak ASN, THL dan warga Manado untuk bisa membalas dan ambil bagian membantu yakni berdoa serta menyumbangkan sejumlah berkat untuk bisa mengurangi beban warga korban bencana Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. Kumpulkan bantuan sesuai kemampuan, untuk berbagi kasih dan membalas ketika ditahun 2014 lalu juga Kota Manado dirundung musibah banjir bandang,” pungkas Wawali Mor Bastiaan.

Adapun apel tersebut turut dihadiri Sekda DR Peter KB Assa, dan sejumlah pejabat perangkat daerah dan ribuan ASN yang ada.(tim/sulutonline)