Pemaparan BMKG Warnai Sosialisasi FKDM, James Karinda : Jangan Mudah Terprovokasi Issu Hoax

Asisten I Pemkot Manado Mikler Lakat SH saat mewakili Walikota GSVL dalam membuka sosialisasi FKDMAsisten I Pemkot Manado Mikler Lakat SH saat mewakili Walikota GSVL dalam membuka sosialisasi FKDM

Manado-Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kota Manado, Kamis (18/10/2018) di hotel Griya Sintesa Peninsula, diwarnai pemaparan data bahaya gempa dari BMKG.

Sosialisasi yang dibuka Walikota Manado Ir GS Vicky Lumentut diwakili Asisten I Pemkot Manado Mikler Lakat SH tersebut berlangsung baik.

Lakat yang menjadi pembicara pertama memaparkan tentang latar belakang dan kemajuan kota Manado hingga mendapat gelar Kota paling toleransi se Indonesia.”Kota Manado adalah rumah kita bersama, mari kita jaga bersama melalui FKDM,”katanya.
Edward Mengko dari BMKG saat memaparkan ancaman gempa dan tsunami di Sulut
Menariknya, saat Edward Mengko dari BMKG memaparkan materi tentang ancaman gempa bumi dan tsunami, banyak peserta terdiam dan menyimak lebih dalam.

“Sulut rawan gempa, tapi tsunami berbeda dengan daerah lain, Sulut tidak terlalu terancam tsunami,”katanya seraya menambahkan, tidak ada garis pantai di Sulut yang aman terhadap gempa.

Untuk itu terang Mengko, masyarakat diimbau jangan dulu percaya terhadap berita hoax, dan kita harus tau persis untuk mengupload informasi secara resmi.

“FKDM Kota Manado diharapkan berperan penting dalam melakukan sosialisasi ancaman gempa dan bagaimana menghindari gempa. Sebab, sirene gempa di Sulut, hanya ada 2 unit. Yang satu berada di kantor BPBD jalan Bethesda Manado dan satunya berada di kota Bitung, dengan kekuatan hanya 1 kilometer,”ungkap Mengko.
Ketua FKDM Kota Manado James Karinda SH mengingatkan agar Jangan mudah terpancing issu hoax
Sementara Ketua FKDM Kota Manado James Karinda SH, MH, mengingatkan untuk tidak mudah terprovokasi.

“Jangan mudah terpancing issu hoax, dan itulah tugas FKDM. Intinya, kita kerja dan cari uang untuk keluarga. Mari kita jaga diri kita dan daerah kita agar terhindar dari provokator. Sebab, hidup dengan penuh kebencian jauh dari berkat Tuhan,”kuncinya.

Sebelumnya, telah dilakukan sosialisasi dari Wakil Ketua FKDM Mantje Nelwan dan Pdt Nouvly Pua Mth dengan moderator Aswin Lumintang. Doa penutup dilakukan oleh Fauzia Stella Pakaya.(tim/sulutonline)