BNNP Sulut Gandeng IWO Berantas Narkoba

Dari kiri ke kanan, Ketua IWO Sulut Viktor Rarung, Kepala BNNP Sulut Brigjen Drs Utomo Heru Cahyono dan Ketua IWO Manado Anty RepyDari kiri ke kanan, Ketua IWO Sulut Viktor Rarung, Kepala BNNP Sulut Brigjen Drs Utomo Heru Cahyono dan Ketua IWO Manado Anty Repy

Manado-Peredaran zat adiktif Narkotika di Sulut terus menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut. Dulunya, daerah Sulut hanya sebagai transit, tapi sekarang telah berubah menjadi pasar narkoba.

Secara nasional penyalahgunaan narkoba dari total penduduk Indonesia yang berusia 10 sampai 59 tahun , kurang lebih 1,77% . Dimana akibat dari penyalahgunaan narkoba itu rata-rata perhari 30 sampai 40 orang meninggal dengan sia-sia, belum terhitung yang putus sekolah dan menjadi gila.
Kepala BNNP Sulut Brigjen Drs Utomo Heru Cahyono saat memaparkan materi
Untuk itu, BNNP Sulut bekerjasama dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulut dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Manado, bertekad akan memberantas peredaran Narkotika di Nyiur Melambai.

“Terima kasih atas kerjasama BNNP dengan IWO Sulut dan IWO Manado, kami berharap kegiatan ini harus kita support bersama,”terang Ketua IWO Sulut Viktor Rarung.

Dikatakan Rarung, Sulut adalah daerah transit, makanya kita upayakan bersama untuk memberantasnya. “IWO sangat mendukung upaya BNNP Sulut,”tambah Rarung.

Kepala BNNP Sulut Brigjen Drs Utomo Heru Cahyono MSi mengatakan, banyak Negara sedang dan sementara rekoveri ( pemulihan ) terhadap narkoba. “Sulut sendiri masih ada, makanya mari kita bersinergi dengan nitizen. Apalagi Sulut sedang giat-giatnya dalam promosi pariwisata. Jika tidak di antisipasi maka bisa ambruk,”katanya.
Kegiatan Forum Anti Narkoba Berbasis Media Online Provinsi bagi Nitizen
Dikatakan Utomo, dirinya sudah berkeliling, tapi di Sulut sangat berbeda, dan kalau dikelola secara maksimal, maka pariwisata akan melebihi daerah lainnya.

Ditekankannya, para pengguna narkoba, keluarganya dipersilahkan melapor ke BNNP Sulut untuk direhabilitasi, dan atau jika melihat, mendengar adanya informasi terkait narkoba silahkan melaporkan pada cal center BNNP Sulut nomor 085399894517 atau (0431) 843444.

Utomo kemudian berterima kasih pada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang telah membantu anak sekolah dan SKPD terhadap program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
[filefield-onlyname-original]
“Negara paling banyak adalah China, untung kita sudah bekerjasama dengan Imigrasi dan instansi teknis terkait, dan sampai saat ini belum ditemukan. Ada 70 jenis narkoba di Indonesia dan yang diatur ada 68 jenis,”ungkap Utomo.

Kegiatan Forum Anti Narkoba Berbasis Media Online Provinsi bagi Nitizen tersebut diakhiri dialog, foto bersama dengan tekad Tolak Narkoba di Sulut. (tim/sulutonline)