Sekdaprov Silangen Ajak Insan Pers Tangkal Berita Hoax

Sekdaprov Silangen Ajak Insan Pers Tangkal Berita HoaxSekdaprov Silangen Ajak Insan Pers Tangkal Berita Hoax

Manado -Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS mengajak seluruh insan pers ikut menangkal berita hoax. Menurutnya, ketepatan informasi harus selalu dinomorsatukan karena mampu memperkuat tingkat pemahaman serta persepsi sosial budaya masyarakat.

"Marilah kita menghindari hoax atau berita bohong. Media massa dan pemerintah selaku pembuat kebijakan memiliki peran dalam menangkal hoax," kata Silangen saat menghadiri Media Gathering yang mengangkat tema peran media dalam menangkal berita hoax di Hotel Mercure, Kabupaten Minahasa, Jumat (15/03/2019) malam.
Dalam kegiatan yang diikuti Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) ini, Silangen secara khusus memuji peranan insan pers
Dalam kegiatan yang diikuti Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) ini, Silangen secara khusus memuji peranan insan pers dalam mewujudkan kerukunan masyarakat Sulut dengan tidak menggiring persepsi masyarakat melalui informasi yang tak berdasar.

"Kerukunan masyarakat Sulawesi Utara sudah menjadi barometer nasional. Keadaan ini tentunya karena peranan media massa di Sulut yang ikut menangkal hoax dalam penyajian beritanya," ungkap Silangen.

Lebih jauh, Silangen mengapresiasi kegiatan media gathering sebagai agenda yang mampu memperkuat semangat kerja seluruh peserta.
 Silangen saat menghadiri Media Gathering yang mengangkat tema peran media dalam menangkal berita hoax di Hotel Mercure
"Setelah selesainya gathering akan memperkuat semangat kerja kita semua. Semuanya akan dijalani dengan penuh sukacita," imbuh Silangen.

Sementara itu, Kepala Biro Protokol dan Humas Dantje Lantang dalam laporannya menerangkan tujuan dilaksanakannya media gathering.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan sinergitas Pemprov Sulut dengan media massa yang meliput di lingkungan Pemprov Sulut," kata Lantang.

Media gathering turut dihadiri Kepala Biro Umum Clay June Dondokambey, Staf khusus Gubernur Pdt. Lucky Rumopa dan akademisi Taufik Tumbelaka. (( tim/sulutonline))