Berita

Gemmy Kawatu Jabat Kadis Penda, Silangen Asisten III

Manado-Rolling pejabat Pemprov Sulut, terus berlanjut. Kali ini, Empat pejabat Eselon II terkena roling jabatan, mereka adalah Gammy Kawatu SE, Edwin Silangen SE, DR Ir Alex Wowor dan Ir Roy Octavian Roring.

Sebelumnya, jabatan Asisten III Bidang Administrasi Umum dari Asiano Gammy Kawatu, SE Msi, kini dijabat oleh, Edwin Silangen, SE MS. Kawatu sendiri kini menjabat Kadis Penda yang dulunya dijabat Silangen.

PMPD Tingkatkan Sinergitas Antar Sektor-Stakeholders

Manado- Dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan rakyat, Pemprov Sulut telah melakukan strategi pembangunan yang berpusat pada manusia (People Center Development), dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam proses pengelolaan pembangunan (Community BasedDevelopmen Management).

Demikian Dr Drh FD Rotinsulu, Kaban Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa(PMPD), saat mewakili Wagub DR Djouhari Kansil dalam rakor Program Pemberdayaan Masyarakat Terpadu Tahun 2012, Kamis (26/01).

Gubernur Ingatkan Bupati-Walikota Soal Aturan Rolling Jabatan

Manado-Rolling jabatan yang menyeruak se Kabupaten dan Kota se Sulut terus menjadi polemik. Tak heran, Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), kembali mengingatkan soal aturan main tentang rolling pejabat tersebut. Penegasan soal rolling ini ditegaskan SHS saat rapat Forkopimda, Rabu (25/01).

Khusus mengenai Reformasi Birokrasi, SHS mengatakan bukan semata-mata pada aspek kesejahteraan seperti menaikkan gaji tetapi juga menyangkut kepatuhan terhadap peraturan menyangkut pengembangan birokrasi pemerintahan.

Harfey Sendoh Plt Sekot Manado

Manado-Polemik soal jabatan Sekertaris Kota (Sekot) Manado, menuju titik terang, menyusul Ir Harfey Sendoh (Kepala Dinas Pariwisata Sulut, red) di lantik sebagai Plt Sekot Manado, oleh Wakil Walikota Harley Mangindaan, Rabu (25/01) pagi.

Sebelumnya, Harold Monareh SH telah dikembalikan jabatannya sebagai Sekot Manado menggantikan Plt Arnold Kewas pada Selasa (24/01) malam. Praktisnya, Monareh hanya menjabat selama lebih kurang 14 jam sebagai Sekot Manado. (Tim/sulutonline)

Pertegas Pertahanan Keamanan, Forkopimda Rapatkan Barisan

Manado-Permasalahan pertahanan keamanan khususnya wilayah perbatasan terus menjadi perhatian pemerintah. Bahkan hasil penjabaran konsultasi dengan Presiden SBY menitikan beratkan pentingnya pertahanan demi keutuhan NKRI.

Alhasil, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se provinsi Sulut, merapatkan barisan dalam Rakor bersama, Rabu (25/01) di hotel Sutanraja.

Tinjau Kondisi Perbatasan, Konsul AS Kunjungi Sulut

Manado-Perhatian pemerintah Amerika Serikat terhadap Sulut semakin intens. Setelah beberapa kali Konsul Jenderal AS di Surabaya mengunjungi Sulut dalam rangka memperkuat hubungan kerjasama langsung antara Sulut - Amerika Serikat, kali ini, Selasa (24/01) kunjungan mereka di khususkan untuk meninjau kondisi perbatasan Indonesia-Philipine.

Wensi Nekat Membunuh Karena Birahi Sudah Memuncak

Manado-Beribu dugaan kenapa Wensi Warouw tega membunuh Lindy Melissa Pandoh, (Baca berita sebelumnya, red), akhirnya terkuak. Dalam pengakuanya, dia nekat menghabisi nyawa Lindy karena menolak melayani nafsu bejatnya.

200 an Turis China Imlek di Manado

Manado-Hasil kesepakatan Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam ASEAN TOURISM FORUM (ATF) lalu, mulai terlihat. Bahkan, sekitar 200-an turis asal China, sudah berada di Manado sejak beberapa hari lalu dan mengikuti perayaan Tahun Baru Imlek 2563.

Sulut Angkat Masalah Kesehatan Warga Pesisir ke Tingkat International

Manado-Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil menyatakan salut dan memberikan apresiasi positif pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut atas terobosan yang menggelar Workshop Mengangkat Sektor Kesehatan Masyarakat Sulut ke Level Internasional (Bringing North Sulawesi Health Sector To The International Level ) dan Seminar Aspek Kesehatan Masyarakat Pada Komunitas Masyarakat Wilayah Pesisir (On Public Health Aspect Of Marine And Coastal Communities).

Jaringan Calon Anggota, Konmas HAM Diskusi Publik di Manado

Manado-Diskusi publik "Tantangan Komnas HAM 2012 -2017", yang bekerjasama dengan dengan Biro Hukum dan HAM Pemprov Sulut berlangsung seru. Banyak masalah urgen dan krusial terangkat. Setidaknya sejumlah masalah mulai terungkap secara gamblang.

Menariknya, disela-sela diskusi Tim Komnas HAM membagikan formulir penjaringan calon anggota Komnas HAM periode 2012 - 2017. Ketua Tim Seleksi Prof Dr Jimly Asshidiqie sangat berharap ada calon anggota yang terjaring di Sulawesi Utara karena beliau meyakini banyak orang yang memiliki kompetensi untuk menjadi anggota Komnas HAM.

Syndicate content