Arsip

MOR: Kami Tidak Mewakili Satu Golongan Tertentu dan Tidak di Bawah Bayang-bayang Siapapun


Manado-Closing statement dari Calon Walikota Manado nomor urut 3, Mor Dominus Bastiaan (MOR) di Debat Publik Calon Walikota yang berlangsung di Swissbell Hotel Manado, Selasa (17/11/2020), menyita perhatian publik.

Banyak yang menilai pernyataan terakhir MOR di Debat Publik tersebut sangat elegan. Apalagi berbeda dengan 3 Cawali lainnya, MOR tidak sepatah katapun mengajak warga untuk memilih dirinya dan pasangannya Calon Wakil Walikota Hanny Joost Pajouw (HJP) di Pilkada Manado, 9 Desember 2020 tapi menyerahkan pencalonan mereka pada kehendak Tuhan.

Sedikitnya ada 3 poin penting dari closing statement MOR. Pertama, dengan pengalaman yang dimiliki, dirinya dan HJP berkomitmen untuk bekerja dengan tulus membawa warga kota Manado keluar dari keterpurukan ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19.

Kedua, MOR-HJP tidak berada di bawah bayang-bayang siapapun tapi bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk membangun Kota Manado.
Ketiga, MOR-HJP akan menjadi walikota dan wakil walikota Manado untuk seluruh masyarakat kota Manado tanpa pilih kasih.

Berikut pernyataan lengkap dari MOR dalam closing statement Debat Publik Cawali:

Masyarakat Kota Manado yang saya cintai. Kami menyadari bahwa saat ini masyarakat semua sedang dalam kesusahan menghadapi dampak dari pada Covid-19 yang ada saat ini.

Sehingga dengan kerendahan hati, jika Tuhan berkenan dengan latar belakang pengalaman dalam bidang pemerintahan, saat ini saya sebagai wakil walikota mendampingi walikota bapak Vicky Lumentut dan pak Hanny Joost Pajouw yang pernah duduk sebagai anggota DPRD, maka kami MOR-HJP memiliki komitmen untuk bekerja dengan hati yang tulus untuk membawa Manado bangkit keluar dari keterpurukan saat ini.

Kami berdua tidak berada di bawah bayang-bayang siapapun atau di bawah kendali siapapun. Kami berdua memiliki tekad yang kuat dan siap untuk selalu bersinergi dengan seluruh lapisan pemerintah dari tingkat pusat sampai provinsi bekerja membangun Kota Manado.

Kami membawa represantasi warga Kota Manado yang pluralisme dan majemuk, tidak mewakili satu golongan tertentu.

Saya ingin menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sedang dalam kesusahan dan sedang menerima bantuan pemerintah dalam rangka membantu dampak dari Covid-19, sehingga masyarakat bertanya ini sebenarnya program dari mana karena ini adalah momen Pilkada. Saya perlu sampaikan tidak pelu berdebat program dari siapa. Yang penting masyarakat harus menikmati semua bantuan yang diberikan pemerintah, karena masyarakat lagi susah, sehingga harus menjadi perhatian kita.

Kami pasangan MORHJP jika Tuhan berkenan tidak akan membiarkan masyarakat Kota Manado berjuang sendirian. Kami akan bersama masyarakat untuk memulihkan perekonomi yang ada.

Ini bukan sekedar janji, ini komitmen MOR-HJP. Jika Tuhan berkenan kami akan memberikan semua yang menjadi hak rakyat tanpa pilih-pilih kasih. Keseimbangan harus dirasakan setiap rakyat. Termasuk dalam pemerintahan yang ada. Seluruh pegawai pemerintah kota harus mendapat kesempatan yang sama dan tidak mendapat ancaman dari manapun. Torang doakan agar Manado menjadi kota yang diberkati agar harapan masyarakat Kota Manado jadi pasti. (tim/sulutonline)

Telah dibaca: 122
Budi Rarumangkay

Budi Rarumangkay

Berita sejenis