Arsip

Pulihkan Ekonomi Sulut, KADIN dan Konselor Perdagangan Austria Bahas Potensi SDA dan Parawisata serta Investasi

Manado– Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Utara terus bergerak membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi.

Dikatakan Ketua KADIN Provinsi Rio Dondokambey, pihaknya fokus dalam memacu potensi sumber daya alam (SDA), pariwisata serta investasi.

Pembahasan potensi ini mengemuka saat jamuan makan malam yang dihadiri Konselor Dubes Austria dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan KADIN Provinsi

Pembahasan potensi ini mengemuka saat jamuan makan malam yang dihadiri Konselor Dubes Austria dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan KADIN Provinsi.

Jamuan tersebut dihadiri Konselor Perdagangan Austria Mr Sigmund Nemeti dan Head of Technology Office, Mr. Michael Lederer serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Kita lagi membahas potensi SDA, pariwisata dan investasi di Sulut,” beber Rio Dondokambey, di Kolongan, Minahasa Utara, Rabu (26/01/2022).

Kata Rio, Sulawesi Utara memiliki sumber daya alam di segala lintas sektor. Mulai dari pertanian, perikanan, pertambangan sampai industri.

“Provinsi Sulawesi Utara memiliki beberapa industri unggulan. Industri unggulan ini meliputi berbagai lintas sektor,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rio menuturkan bahwa ada potensi besar pariwisata Sulut untuk dipromosikan untuk wisatawan Austria.

“Tentunya kita akan mendorong semua potensi pariwisata Sulut untuk terus dikembangkan,” ungkapnya.

Dia menegaskan, pihaknya berkolaborasi dan bergotong royong dalam memulihkan ekonomi di bidang parekraf yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

“Saat ini kami lihat pemerintah sangat bekerja keras menurunkan angka Covid-19. Kami akan terus membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi,” tegasnya.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Sulut Frangky Manumpil dan Kadisperindag Sulut Edwin Kindangen. ( tim/sulutonline )

Telah dibaca: 12

Budi Rarumangkay

Berita sejenis