Arsip

Putuskan Mata Rantai Covid-19, TP PKK Sulut Bagikan Masker ke Sekolah dan Panti Asuhan


Manado-Menggemakan Gerakan Sejuta Masker sampai ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara menjadi dorongan TP PKK Sulut untuk menanggulangi pandemi Covid-19 serta terlibat aktif baik dalam edukasi, maupun aksi sosial.

Untuk itu, Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey – Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK, Devi Kandouw Tanos bersama seluruh pengurus TP PKK Sulut membagikan masker dan mensosialisasikan praktik protokol kesehatan di sejumlah sekolah dan panti asuhan yang ada di kabupaten dan kota di Sulut pada Senin-Selasa/21-22 September 2020.



Sekolah tersebut yaitu SMAN 1 Manado, SMKN 1 Airmadidi, SMAN 1 Bitung, SMK Kristen 1 Tomohon dan SMAN 1 Tomohon. Setiap sekolah mendapatkan 100 masker dari TP PKK Sulut.

Adapun panti asuhan selain menerima masker juga mendapatkan bantuan spesifik untuk perempuan dan anak terdampak Covid-19 yaitu Panti Werda Damai Perkamil, Panti Asuhan Bukit Harapan Pakowa, Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan, Panti Asuhan Darusaadah dan Panti Asuhan Al’Ikwan.



Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Sulut mengajak seluruh siswa dan guru agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan aktivitas setiap hari.

“Selalu memakai masker, mencuci tangan dan selalu menjaga jarak kalau di tempat terbuka,” kata Ibu Rita.

Ia juga mengatakan, selain instruksi Presiden Joko Widodo, sosialisasi telah gencar dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita juga selalu tak henti mengimbau masyarakat agar ikut mematuhi peraturan di manapun berada dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos mengingatkan soal penggunaan masker sesuai ketentuan agar efektif mencegah Covid-19.

“Penggunaan masker itu penting. Cara penggunaannya pun harus benar. Jangan pakai masker tapi taruhnya di dagu. Banyak kebiasaan orang tuh kayak begitu. Masker itu dipasang untuk tutupi mulut dan hidung. Pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker juga. Ini juga penting, hindari menyentuh masker ketika sedang digunakan. Bila hendak menyentuh pastikan cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau setidaknya gunakan hand sanitizer. Kita harus taat, karena lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya. (tim/sulutonline)

Telah dibaca: 1
Budi Rarumangkay

Budi Rarumangkay

Berita sejenis