Arsip

Tuntut Keadilan, Jurgen  Ernest Paat Gugat Rektor IPDN Jatinangor

Manado-Ini bisa menjadi kasus yang pertama di Indonesia. Menyusul Praja Jurgen Ernest Paat akan menggugat Rektor IPDN Jatinangor. Menyusul, pemecatan atas dirinya dinilai cacat hukum dan melanggar  SOP IPDN.

“Saya diperiksa oleh komisi disiplin tanggal 19 November 2020, dan langsung dipecat, padahal saya tidak melakukan pemukulan terhadap salah seorang Praja,”urainya saat press conference di Manado, Kamis (21/01/2021).

Jurgen didampingi ayahnya Laurens Paat (pensiunan Pendeta) dan ibunya Maria Walukow (ASN, Guru).

 

Menariknya, Ibu Maria tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisi Jurgen. “Kami kecewa. Kami tidak pernah mengajarkan hal-hal yang tidak baik pada Jurgen. Kami hanya berharap dia bisa ikut Pendidikan lagi di IPDN,”ujar ibu Maria terisak.

Sementara itu korban Praja asal Manado dalam surat pernyataan bermeterai 6000, tertanggal 10 November 2020 menyebutkan;

 

  1. Merasa keberatan Ka Jurgen Ernst Paat dipecat diduga karena melakukan tindak kekerasan.
  2. Ka Jurgen hanya bercanda dengan saya dan saya merasa tidak ada terjadinya kontak fisik yang bersifat kekerasan, atau pemukulan.

Kuasa hukum Sofyan Jimmy Yosadi, SH, juga sebagai Wakil Sekjen DPP PERADI (Persaudaraan Penasehat Hukum Indonesia) dan Wakil Ketua umum IFLC (Indonesian Feminist Lawyers Club) seluruh Indonesia, menyatakan, yang mereka tuntut adalah Rektor IPDN.

Dituturkan, Ada 6 Praja di pecat dan 1 turun pangkat pada 19 November 2020.” Saya didukung dan diberi kuasa oleh DPRD Provinsi dan pak Gubernur sudah menyurat ke IPDN mempertanyakan kasus ini,”terangnya.

Intinya terang Sofyan, pihaknya akan menggugat SK Pemecatan Rektor.” Yang kami inginkan agar pihak IPDN dalam hal ini Rektor mengembalikan status Jurgen sebagai Praja IPDN, serta mengembalikan nama baiknya,”tegas Sofyan.

Untuk itu terang Sofyan, pihaknya bersama salah seorang rekannya di Jakarta akan segera melakukan pendaftaran di Pengadilan Bandung.”Mereka telah melanggar SOP Peraturan Mendagri no 63 / thn 2015 tentang pedoman tata kehidupan praja pasal 35 – 51,”katanya.

Diketahui, Jurgen Ernest Paat adalah Praja termuda di seluruh Indonesia, dan berprestasi.” Siswa Jurgen membawa nama baik Sulawesi Utara. Dia anak baik,”tambahnya. (tim/sulutonline)

Telah dibaca: 985
Budi Rarumangkay

Budi Rarumangkay

Berita sejenis