Arsip

UPDATE 29 April, COVID-19 di Sulut: Bertambah 1, Total 44 Kasus Positif

Manado-Kasus pasien positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Sulawesi Utara masih bertambah.

Dilansir dari data BNPB, pada Rabu (29/4/2020) pukul 16.00 WIB, ada penambahan 1 kasus positif di Sulut sehingga menjadi 44 kasus.

 

Adapun sembuh akumulatif 14 kasus dan meninggal akumulatif 3 kasus.

 

Sebelumnya pada Selasa (28/4/2020), terkonfirmasi akumulatif berjumlah 43 kasus positif, sembuh akumulatif 11 kasus dan meninggal akumulatif 3 kasus.

 

Pasien Positif Covid-19 Meninggal Banyak Diusia 30-59 Tahun

 

Pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (28/4/2020) kemarin, jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal terbanyak di rentang usia 30-59 tahun.

“Kalau kita perhatikan pada distribusi umur pasien meninggal, terbanyak ada di rentang usia Lansia,” kata dr. Achmad.

Secara rinci, rentang usia pasien positif Covid-19 yang meninggal antara lain 0-4 tahun 2 orang, 5-14 tahun 3 orang, 15-29 tahun 19 orang, 30-59 tahun 351 orang, 60-79 tahun 302 orang, di atas 80 tahun 27 orang.

“Kami masih melakukan verifikasi untuk data usia pada 69 orang yang datanya masih akan kami verifikasi ke rumah sakit,” ujarnya.

Di samping itu, Ia menjelaskan hingga hari ini sudah ada 48 laboratorium yang aktif untuk pemeriksaan PCR. Laboratorium tersebut terdiri dari laboratorium di perguruan tinggi, laboratorium jajaran Kementerian Kesehatan, laboratorium Kesehatan Daerah, dan beberapa laboratorium di rumah sakit.

Pemerintah meminta masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia dengan memutus rantai penularan. Karena itu pemerintah mengimbah masyarakat untuk tidak berpergian jika tidak terlalu penting, tidak mudik, dan tetap produktif di rumah.

“Ini jadi penting karena kita harus tetap menjaga diri kita sendiri dan orang lain, menjaga kampung kita tetap sehat. Oleh karena itu mari kita jadi teladan menyelamatkan keluarga, tetangga, dan orang lain,” ucap dr. Achmad. (tim/sulutonline)

Telah dibaca: 87
Budi Rarumangkay

Budi Rarumangkay

Berita sejenis