Berita

SHS Tinjau 534 Hektar Kawasan KEK

Infrastruktur KEK Terus Dibenahi

Manado-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seluas 534 hektar sesuai persetujuan pemerintah pusat berdasarkan PP No 32 Tahun 2012 Tentang Penetapan KEK Bitung, terus menjadi perhatian serius gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

Bahkan pada Rabu (22/10/2014), hampir dua jam, SHS bersama Walikota Bitung Drs Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Max Lomban serta Kakanwil BPN Sulut Monsel Hutagaol SH MH, melakukan peninjauan di areal kawasan tersebut.

Catatan redaksi

S E K A R A N G ......!!!

Tembok China

SEKARANG adalah kata ajaib untuk SUKSES. Besok, minggu depan, nanti, suatu waktu, suatu hari, hanyalah sinonim untuk kata kegagalan, atau tidak pernah. Banyak impian yang bagus tidak pernah terwujud karena kita mengatakan;” Saya akan memulainya suatu hari nanti,” ketika kita seharusnya mengatakan,” Saya akan memulainya sekarang juga,”.

Opini

Berangus Mafia Tanah !

Keberadaan para spekulan (Mafia,red) tanah di Sulut, terus mempersulit laju pembangunan. Pun para pemain tanah ini, sudah mengakar hingga di lembaga Negara paling berkompoten, yakni Badan Pertanahan Negara (BPN).

Bahkan terendus, jaringan mereka hingga ke lembaga peradilan. Para penegak hukum dalam memutus perkara tanah masuk dalam lingkaran spekulan. Mereka menebar jaringan seperti Jaring Laba-Laba, hingga ke aparat paling bawah di tingkat kelurahan dan pedesaan.