Presiden Jokowi Bagikan 1,5 Juta Sertifikat Tanah untuk Rakyat, Sulut Kebagian 500

Manado – Presiden Joko Widodo membagikan 1.552.000 sertifikat tanah untuk masyarakat yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Pembagian tersebut berlansung secara daring dari Istana Negara, Kamis (1/12/2022).

Dalam pembagian sertifikat tanah itu, Jokowi berpesan kepada penerima sertifikat harus memikirkan betul-betul jika ingin menggadaikan atau istilahnya ‘disekolahkan’ sertifikat tanahnya.

Jokowi mengatakan, bagi masyarakat yang ingin menggadaikan sertifikat tanah ke bank, harus dipastikan bisa melunasi pinjaman yang didapat. Jika tidak bisa melunasi, lebih banyak jangan digadaikan.

“Bisanya kalau sudah sertifikat pengen disekolahkan, bener? Sudahlah ndak usah malu, ya? Saya titip kalau mau dipakai jaminan ke Bank tolong dihitung betul, bisa nyicil ndak nanti, bisa mengembalikan ndak nanti. Itu pinjaman loh, hati-hati,” kata Jokowi.

Jokowi mewanti-wanti, jika tidak bisa mengembalikan pinjaman ke bank dengan jaminan sertifikat rumah, maka sertifikat itu bisa disita oleh bank.

“Kalau nggak bisa, sertifikat bapak/ibu bisa hilang, disita oleh bank karena tidak bisa mengembalikan pinjaman. Jadi sekali lagi, kalau mau pinjam ke bank itu, dihitung bisa nyicil nggak cicilannya, bisa nyicil bunganya ndak. Kalau ndak, nggak usah!” tegas Jokowi.

Sementara untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sendiri jumlah sertifikat yang dibagikan kepada warga ialah sebanyak 500 sertifikat dan berlansung secara simbolis di Ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut.

Saat dimintai keterangannya, Kakanwil BPN Sulut Lutfi Zakaria menjelaskan bahwa untuk Sulut ditargetkan di tahun 2022 ini, Untuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yakni sebanyak 27.900 dan untuk sertifikat redistribusi sebanyak 7.200.

“Sudah terealisasi secara pemberkasan sudah hampir 80 persen dan untuk sertifikasinya 60 persen, doakan mudah-mudahan akhir tahun kami bisa menyelesaikan hingga 100 persen,” ungkap Lutfi.

Sebelumnya, sertifikat tanah bagi rakyat Sulut dibagikan secara simbolis oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili oleh Plh Sekdaprov Sulut Steve Kepel didampingi Asisten 1 Provinsi Sulut Denny Mangala.

Turut Hadir, Forkopimda Sulut, Jajaran BPN Sulut dan tamu undangan lainnya.(sulutonline)

Telah dibaca: 2510

Budi Rarumangkay

Berita sejenis