Wagub Kandouw Ajak MI Lestarikan Budaya dan Adat, Jaga Sulut Tetap Harmonis

Manado – Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs. Steven Kandouw menghadiri Pelantikan sekaligus mengukuhan Ormas Manguni Indonesia (MI) Dewan Pimpinan Wilayah Sulut dan Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota, di Hotel Gran Puri Manado, Jumat (14/6/2024).

Dalam sambutanya, Wagub Kandouw bersyukur bisa hadir pada Pelantikan dan Pengukuhan kali ini. “Puji Tuhan, boleh hadiri didepan orang-orang yang luar biasa ini (MI-red),” ungkap Kandouw.

Wagub menyebutkan, selama ini banyak organisasi kemasyarakatan maupun organisasi adat mengajak dirinya untuk ikut bergabung, namun baru di Manguni Indonesia dirinya bersedia.

“Suatu kehormatan buat saya, menjadi bagian dari Keluarga Besar Manguni Indonesia. Kita tahu, namanya sudah menjadi Anggota Keluarga, kalau ada yang sakit saya juga sakit. Kalau saya senang anda juga senang,” ujarnya.

Lebih dari pada itu, Kandouw mangaku senang dengan ikrar yang Manguni Indonesia.

“Saya tidak menyangka ikrarnya begitu menyentuh. Pertama, menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara. Kedua, menjaga kehormatan Orang Minahasa. Ketiga, menyinggung soal Kemanusian. Ini semua menurut saya suatu hal yang bagus sekali,” kata Wagub Kandouw.

Kesempatan itu, Ia mengajak Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Manguni Indonesia untuk sama-sama mengagendakan rencana kegiatan kedepannya.

“Tidak ada salahnya kedepan Manguni Indonesia mengagendakan kegiatan peningkatan ekonomi. Kedua, ikut serta dalam pelestarian Budaya dan Adat yang ada di Sulut. Kita ketinggal dengan daerah-daerah lain,” sebut Kandouw seraya mengingatkan DPW Sulut Manguni Indonesia untuk sama-sama menyelesaikan persoalan ini.

“Mari kita buat pertandingan menciptakan lagu-lagu daerah,” tambahnya.

Ia juga mengajak DPW Sulut Manguni Indonesia untuk terus manjadi bagian yang menjaga Sulut tetap harmonis, nyaman untuk datang dan berinvestasi di Sulut.

“Jangan perna jadikan daerah kita ini ekslusif. Kita harus buat daerah kita ini menjadi aman dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.

(*SulutOnline )

Telah dibaca: 8

Sulut Online

Berita sejenis