BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi PESONA , OD-SK Instruksi Pekerja Rentan di Sulut Tercover

IMG_2690.jpeg

MANADO – BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut menggelar sosialisasi dan Penyampaian Penjelasan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (PESONA), di Ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Rabu (09/08/2023).

Dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala, dihadiri Asisten III Setdaprov Fransiskus Manumpil, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulut Rahel Rotinsulu dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut Sunardi Syahid.

Denny Mangala mengatakan, program ini instruksi langsung presiden agar supaya pemerintah daerah bisa memberikan perhatian serius terkait perlindungan sosial ketenagakerjaan.

“Atas dasar instruksi ini, Pak gubernur melakukan rapat dengan semua kepala daerah di Sulut untuk memperluas cover kepesertaan ketenagakerjaan. Setelah melakukan rapat ditindaklanjuti instruksi pak gubernur terkait program BPJS ketenagakerjaan,” katanya.

Selain kata Denny Mangala, Pemprov Sulut setiap tahun memberikan perlindungan bagi pekerja agama melalui program Perkasa. Kurang lebih 123 ribu pekerja agama yaitu Kristen, katolik, Hindu, Budha dan Konghucu yang tercover,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemprov Sulut juga mengcover tenaga kerja rentan lewat lebel Pesona. Baik petani, nelayan, sopir dan buruh tani yang ada di kabupaten/kota di Sulut. “Kita bersyukur program ini ditopang seluruh kabupaten kota,” katanya.

Bahkan sekarang Pemprov Sulut mengendorse seluruh ASN ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara kalau THL Pemprov Sulut sudah dicover.

“Makanya dikoordinasikan ke pimpinan supaya untuk ASN bisa dipotong di gaji masing-masing. Manfaatnya kalau meninggal dapat santunan sebanyak 42juta, kalau celaka dapat juga. Dengan melihat manfaat program ini kita mengendorse supaya kita mengcover pekerja rentan,” katanya.

Karena itu, sesuai instruksi pak gubernur kata Denny Mangala, Pemprov Sulut akan mengevaluasi sejauh mana implementasi di kabupaten kota.

“Kalau ada persoalan yang dihadapi kita akan bahas bersama untuk mencarikan solusi dan dilanjutkan dengan dikeluarkan instruksi pak gubernur,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulut Sunardy Syahid mengungkapkan prestasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang menerima Paritrana Award selama 3 tahun berturut-turut sebagai penghargaan dari Presiden atas dukungan penuh dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dukungan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw ini dengan menerbitkan Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2022 tentang optimalisasi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Tindaklanjut dari Perda ini, Pemprov Sulut telah melaksanakan program Perlindungan Pekerja Keagamaan Semesta (PERKASA), PESONA sebagai progam Perlindunga Jaminan Sosial bagi petani, penggarap dan buruh tani, kemudian yang baru saja dilaunching Program Perlindungan Pekerja Rentan Desa dimana Gubernur Olly Dondokambey telah menginstruksikan agar seluruh Kabupaten/Kota bisa memberikan perlindungan minimal 100 orang untuk melindungi pekerja rentan di tiap desa.

“Cakupan kepesertaan program perlindungan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Utara sudah mendekati universal coverage,” ungkap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulut.

Dia menjelaskan manfaat program ini sudah banyak dirasakan oleh masyarakat khususnya pekerja di Sulut. Dari data yang dipaparkan, dari bulan Januari hingga Juli 2023, manfaat jaminan yang sudah dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan Sulut, total 243 miliar.

Rinciannya program jaminan hari tua 15.475 kasus dengan realisasi pembayaran 176 miliar, jaminan kecelakaan kerja 210 kasus dibayarkan 7,5 miliar, jaminan kematian 1482 kasus dengan pembayaran 53,6 miliar, jaminan pensiun sebesar 4,4 miliar, jaminan kehilangan pekerjaan sebesar 49 juta, juga beasiswa disalurkan untuk anak dari pekerja yang telah terdaftar yang mengalami musibah kematian atau cacat total sebanyak 331 anak dengan nominal 1,5 miliar.

Rakor dihadiri juga perwakilan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sulut. Masing-masing perwakilan menyampaikan capaian keikutsertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dari masing-masing daerah.(*/ SulutOnline )

Telah dibaca: 58

Sulut Online

Berita sejenis