TKP Di Minahasa, Mabes Polri Turun Tangan Kasus Tabrak Lari Wartawan Alm Ryo Noor

Manado – Kasus tabrak lari yang menewaskan seorang wartawan senior Tribun Manado, Alm Ryo Noor kini memasuki babak baru setelah menjelang 20 hari kejadian meninggalnya almarhum.

Adapun sekarang, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa bersama Polda Sulawesi Utara (Sulut) diketahui kini “bekerjasama” dengan pihak Mabes Polri dalam menangani kasus dimaksud melalui penggunaan alat Cell Dump atau merupakan alat “andalan” yang digunakan Tim Siber Polri sebagai data dokumen digital yang akurat.

Dikutip dari sejumlah media, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa, AKBP. Tommy Bambang Souissa melalui Kepala Bagian (Kabag) Ops Polres Minahasa, AKP.

Rudy Repi menjelaskan, bahwa pihaknya dibantu personil Intelkam Polda Sulut untuk saat ini sedang melakukan pelacakan melalui nomor handphone (Hp) yang berada di sekitar lokasi kecelakaan (tempat kejadian perkara) pada saat waktu kejadian.

“Teknologi (alat Cell Dump Mabes Polri, red) ini mampu memperoleh data BTS (Base Transceiver Station) disekitar lokasi kejadian,” terang Kabag OPS Rudy saat di Polres Minahasa, Rabu (29/03/2023).

Dijelasakannya, dengan alat Cell Dump yang dapat mengetahui siapa saja yang berada di TKP melalui ponsel (Hp) dan saat ini sudah melacak sejumlah nomor telepon yang ada disekitar lokasi peristiwa baik beberapa saat sebelum kejadian, saat kejadian dan setelah kejadian.

“Jadi upaya saat ini yang kita lakukan dengan melacak aktivitas telepon di waktu sebelum dan sesudah terjadinya peristiwa kecelakaan di Desa Tompaso,” terangnya yang menambahkan untuk sementara hasil pelacakan telah ada sejumlah nomor yang sudah di kantongi selang waktu peristiwa kecelakaan itu terjadi.

“Kita masih terus selidiki dan mencocokan dengan rekaman CCTV, apakah aktivitas telepon pada jam saat itu berkaitan dengan kasus tabrak lari di waktu yang sama,” ujarnya.

Adapun dirinya berharap, dalam waktu tiga hari ke depan oleh tim sudah menemukan titik terang terkait pelaku, karena dalam proses pengecekan akan keluar nomor yang di duga milik pelaku dan sudah jelas pasti itu tersangkanya.

“Timsus juga saat ini tengah bekerja intensif untuk mencari pelaku, serta mengumpulkan berbagai keterangan dari para saksi. Selain itu, bagi masyarakat yang melihat mobil jenis Toyota Agya warna hitam tahun 2019, dengan ciri ciri bagian bumper depan sebelah kanan hancur maupun ciri ciri bekas kecelakaan agar melaporkan ke pihak kepolisian,” imbuh Kabag OPS Polres Minahasa itu. (sulutonline)

Telah dibaca: 11

Budi Rarumangkay

Berita sejenis