Wagub Kandouw Harap GMIM Jadi Motor Hasilkan Human Capital Bagi Sulut Saat Hadiri HUT ke-190 PI dan Pendidikan Kristen

Manado-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE. Kandouw mengangkat kondisi dunia pendidikan di Sulut di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Wagub Kandouw saat menghadiri ibadah syukur perayaaan Hari Ulang Tahun ke-190 Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen di Tanah Minahasa, yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (12/06/2021).

Wagub Kandouw mewakili Gubernur Olly Dondokambey SE selain menyampaikan ucapan selamat atas momentum HUT, akan tetapi mengingatkan bahwa perayaan HUT di tengah pandemi Covid-19, harus dijadikan introspeksi, kontemplasi dan inward looking tentang pendidikan di Sulut.

Wagub Kandouw pun mengatakan, situasi pandemi mendorong pendidikan pembelajaran lewat daring yang harus ditangani secara optimal.

“Apakah ada jaminan semua daerah tidak blank spot, apakah ada jaminan dari Miangas sampai Tontulou Pinagoluman anak-anaknya memiliki gadget, dan apakah jaminan guru-guru dan tenaga pengajar kita mampu beradaptasi dengan suasana belajar dari rumah. Dengan ini suasana pendidikan makin kompleks,” ungkap Wagub Kandouw.

Karena itu, Wagub Kandouw berharap GMIM dapat menjadi motor dalam menghasilkan human capital yang luar biasa bagi Sulut.

“GMIM sekarang harus lebih kencang dan lebih hebat lagi serta lebih mantap dalam struktur dan organisasi. Melalui momentum ini banyak hal yang harus kita siapkan dan jangan ragu, seperti yang sudah disampaikan Pak Gubernur bahwa ada road map peningkatan SDM itu nomor satu, setelah infrastruktur selesai, SDM dan termasuk Yayasan Pendidikan GMIM,” terang Wagub Kandouw.

Dia menambahkan bahwa hingga saat ini sudah tiga bulan situasi Covid-19 di 4 provinsi, termasuk Sulut berada di zona hijau dari 34 provinsi di Indonesia.

Kondisi ini kata Wagub Kandouw, harus dipertahankan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Ingat! ancaman Covid masih tetap berlangsung, maka dari itu walaupun kita zona hijau, mari kita tetap waspada dan jaga diri serta terus melaksanakan protokol Covid,” ajaknya.

Selain itu, Wagub Kandouw juga menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia minus hampir 1%. Secara nasional hanya 10 provinsi pertumbuhan ekonominya positif, dan salah satunya Provinsi Sulut.

“Puji Tuhan Provinsi Sulut memiliki pertumbuhan ekonomi 1,6 %. Semua ini hanya karena oleh berkat Tuhan,” tutup Wagub Kandouw. (tim/sulutonline)

Telah dibaca: 27

Budi Rarumangkay

Berita sejenis